Digigit Itu Sakit

Diposting oleh Yuma , Selasa, 04 Maret 2014 05.01


Oke, saya ngerti judul diatas pasti aneh buat mas-mas dan mbak-mbak yang kebetulan nyasar di postingan aneh saya lagi. Bagi penggemar anime, kalian pasti bakal ngerti sama apa yang saya bicarain. Pasalnya, ini menyangkut tema anime shoujo yang notabene sangat digemari akhir-akir ini. Yaitu.. vampire.

Yap, buat cewek-cewek, sebagian besar dari kalian pasti langsung fangirlingan ria waktu ngeliat makhluk tinggi, putih, cakep kece menggila ini.Saya sendiri, dengan alasan yang aneh, menyukai makhluk penghisap darah ini. Alasan saya sebaiknya tidak ditulis disini, haha. Buat kalian yang baca artikel aneh ni, apa sudah tahu anime bergenre vampire yang populer dikalangan cewek-cewek berjudul Diabolik Lover? Kalau belum, coba deh nonton dulu... biar ngerti.

Nah, ini juga berlaku untuk anime anime bergenre vampire  (film kek apa kek) yang pemain utamanya cewek, direbutin cowok-cowok (reverse harem). Pastilah di anime genre ini ada acara 'gigit-gigit' yang umumnya paling ditunggu penonton. Inilah yang akan kita bahas. Oh ya, sebelumnya, ini berisi opini kontra tentang anime Diabolik Lover. Maka karena itu, bagi yang benci haters DL, harap menjauh (bukan ngusir kok).

Saya pernah nyoba nonton DL karena kata temen, animenya keren dan cowoknya ganteng-ganteng (?). Pertama kali ngeliat heroine nya, saya sudah mikir. Oh, pasti tipe polos imut letoy gitu. Eh, ternyata bener. Sumpah, waktu digigit, pasrah amat. Yang keluar dari bibirnya malah desahan semacem "ahn~" gitu. Sayang, padahal cowoknya ganteng-ganteng... kenapa mau sama cewek yang (maap) agak gampang gitu. Kesannya kayak (maap lagi) b**ch kan? mau digigit yang ini, yang itu juga boleh.

Saran saya, mending bikin dengan heroine yang tsundere keras. Kan seru tuh... cowok-cowok punya tantangan, dan kita gak bosen nonton heroine yang tipe polos, lemah, terlalu baik dan letoy. Ini bukan hanya karena saya penggemar berat tsundere.. tapi coba pikir, DIGIGIT ITU KAN SAKIT?. Apalagi mereka vampire... Taringnya tajem setajam silet (iklan). Reaksi yang dikasi oleh heroine nya kurang masuk akal buat otak saya. Pake logika duu deh... benda tajam, ditancepin di leher rasanya apa? Sakit kan? oke, si heroine ngerasa sakit... tapi mana perlawanan? reflek? mana semua itu?rasanya lagi ngeliat b**ch lagi di rape, sumpah. Tuntutan saya sih cuma reaksi yang kurang masuk akal dari si heroine.

Pasalnya, saya pernah mencoba menggigit diri sendiri (tangan kok). Saya tahu, itu perbuatan orang yang paling tidak punya kerjaan di dunia ini. Tapi hasilnya, saya kesakitan. Bahkan dengan taring yang tumpul seperti itu, rasanya sudah sakit, apalagi taring vampire yang seperti pisau. Boleh dicoba kalau mau, tancapkan dua mata pisau dileher anda. Reaksi anda? meringis, teriak-teriak, apa kek yang jelas bukan "ahn!~" aja, ya kan?

Oke, saya rasa uneg-uneg saya sudah tertumpahkan semuanya. Bagi anda yang kesal dengan postingan saya ini, boleh di komentar kok. Saya nggak tahu dimana anda tinggal dan lewat mana anda pulang. Jadi, kalian aman saja kometar disini. Terima kasih bagi yang sudah membaca sampai selesai, saya terharu bahkan jika kalian tidak mengerti apa yang saya katakan. Terima Kasih!.

3 Response to "Digigit Itu Sakit"

ranueru Says:

Rasanya digigit vampir menurutku badan jdi lemes, sakit dileher/tangan, darah kite diisep.

Kizutaro Says:

yang dirasakan saat kita digigit dileher itu kek macam euphoria. Sakit tapi enak dirasain

Kizutaro Says:

asal klo gigitannya dalem, tambah enak tpi darahnya bakal keluar banyak

Posting Komentar