Samurai
Diposting oleh Yuma , Senin, 26 Agustus 2013 06.42
(foto para samurai)
Sudah cukup lama rasanya saya mengagumi sosok bersenjata katana ini. Tradisinya, pakaian perangnya, dan kharisma yang ditimbulkan benar-benar membuat saya terpana. Sosok gagah yang disebut 'Samurai' ini datang dari negeri matahari terbit alias Jepang. Asal kata samurai adalah 'saburau' yang berarti "mereka yang melayani hadir dekat dengan kaum bangsawan". Tapi, lama-kelamaan, lafal itu berubah menjadi 'saburai'.
(samurai yang memakai baju perang)
Referensi awal dari kata samurai diperkirakan muncul di Kokin Wakashuu (905-914). Akhir abad ke-12, samurai menjadi identik dengan 'Bushi' dan kata itu terkait erat dengan ksatria kelas menengah dan atas. Sesuai dengan kharismanya, para samurai mengikuti seperangkat aturan yang disebut 'Bushido'. Aturan-aturan ini sangat erat. Dan selain itu, mereka harus terpelajar dan sopan. Walaupun mereka selalu membawa senjata kemana-mana, mereka tetap harus menjaga kelakuan dan tetap mengikuti aturan-aturan.
Senjata yang digunakan sebetulnya cukup bergam. Tetapi, katana adalah senjata yang sangat identik dengan sosok samurai yang gagah. Katana adalah pedang panjang khas jepang. Walaupun ada berbagai macam bentuk pedang di seluruh dunia, jika kita melihat katana ini, pikiran kita akan langsung tertuju ke negara Jepang. Bagi samurai sendiri, katana adalah roh mereka dan samurai sangat bergantung pada katana dalam pertempuran. Katana juga merupakan lambang kehormatan samurai. Biasanya dipasangkan dengan wakizashi yaitu pedang jepang dengan panjang bilah antara 30 sampai 60 sentimeter. Keduanya bila dipasangkan dikenal dengan sebutan Daisho yang berarti besar dan kecil.
(katana dan wakizashi)
Sementara itu, salah satu tradisi yang sangat identik dengan keberadaan samurai ini sendiri adalah 'Harakiri'. Apa itu harakiri? Harakiri juga disebut Seppuku yang artinya merobek perut. Ya, ini adalah tradisi yang sangat kejam dan mungkin, bagi beberapa orang, ini adalah tradisi yang bodoh. Padahal bagi mereka, harakiri adalah satu-satunya jalan keluar bagi mereka jika merasa malu atau kalah dalam perang. Tujuan dari harakiri ini adalah agar mereka dapat memulihkan nama mereka yang tercemar.
Samurai, pada umumnya sangat menghormati kematian tiap anggotanya. Mereka menghormati kepergian saudaranya dan menganggap kematian mereka tidak akan sia-sia. Kematian seorang prajurit dalam perang disebut-sebut mati dengan hormat karena telah berjuang hingga titik darah penghabisan.
Sejujurnya, saya sangat kagum pada bagaimana mereka menghormati kematian itu. Dan, bagaimana mereka rela melakukan harakiri untuk membersihkan namanya. Saking merasa malu dan menganggap dirinya tidak bisa menyelesaikan kewajiban dengan baik, mereka rela mati. Saya tidak peduli bagaimana orang-orang menganggap hal itu konyol. Saya menghormatinya dan menganggap tradisi itu sangat unik walaupun menyakitkan. Itulah mengapa saya memilih 'Harakiri' untuk judul blog saya



.jpg)
.jpg)
Posting Komentar